AMBON, Gardatimur.com — Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisuta, mendorong kawasan Wisata Kuliner Lahasuang di Negeri Laha, Kecamatan Teluk Ambon, untuk terus dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata kuliner unggulan di Kota Ambon.
Hal tersebut terlihat saat Ely Toisuta meninjau langsung kawasan Wisata Kuliner Lahasuang yang berada di sekitar Jembatan Amerika, Negeri Laha Minggu (04/10/2026). Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban bersama masyarakat serta pelaku UMKM setempat.
Dalam kunjungan itu, Ely didampingi sejumlah ibu-ibu dari unsur dinas dan komunitas. Kehadiran Wakil Wali Kota Ambon disambut langsung oleh Raja Negeri Laha beserta Ibu Raja serta sejumlah pemuda Negeri Laha.
Suasana kunjungan berlangsung cair. Ely bersama Raja dan Ibu Raja meninjau sejumlah lapak UMKM yang berada di kawasan wisata kuliner tersebut. Para pemuda Negeri Laha juga turut mendampingi sekaligus membantu mengatur aktivitas di lokasi.
Kehadiran pemerintah negeri bersama para pemuda menunjukkan dukungan masyarakat Negeri Laha terhadap pengembangan Wisata Kuliner Lahasuang sebagai salah satu ruang ekonomi baru bagi masyarakat.
Saat meninjau lokasi, Ely secara langsung mempromosikan potensi wisata kuliner Lahasuang kepada masyarakat Kota Ambon.
“Supaya nanti salah satu objek wisata atau wisata kuliner, biar di masyarakat Ambon khususnya bisa di sini. Jadi, ikannya segar-segar, nasi kelapanya juga segar-segar, ya. Jadi, murah meriah. Habis makan nasi kelapa, bisa pulang bawa ikan-ikan segar di sini. Luar biasa,” ujar Ely.
Menurut Ely, keberadaan ikan segar dan kuliner khas yang tersedia di Negeri Laha menjadi salah satu daya tarik yang dapat dikembangkan untuk mendukung sektor pariwisata sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.
Konsep tersebut dinilai memiliki keunggulan karena masyarakat tidak hanya dapat menikmati kuliner di lokasi, tetapi juga dapat membeli hasil laut segar untuk dibawa pulang.
Ely juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Negeri Laha yang telah menjaga dan mengembangkan kawasan tersebut.
“Luar biasa. Ikannya segar-segar. Masyarakat Negeri Laha, makasih ya. Kita doakan mudah-mudahan tempat ini akan lebih baik lagi. Amin, amin. Lebih bagus lagi,” katanya.
Ely menegaskan Pemerintah Kota Ambon akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan kawasan Wisata Kuliner Lahasuang.
Menurutnya, pengembangan kawasan tersebut harus berjalan bersama dengan penguatan UMKM masyarakat, sehingga keberadaan destinasi wisata tidak hanya menjadi tempat kunjungan, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi warga Negeri Laha.
“Yang luar biasa, ya, ditopang juga oleh Pemerintah Kota Ambon. Nanti kita akan bantu. Kemudian masyarakatnya, dengan demikian UMKM di sini bisa lebih tumbuh, lebih baik lagi, ekonomi di sini siap lancar. Sukses untuk Negeri Laha,” tegas Ely.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong UMKM di Negeri Laha agar semakin berkembang dan mampu menjadi bagian penting dalam penguatan ekonomi masyarakat.
Sebagai bagian dari upaya memperkenalkan potensi UMKM sekaligus menghidupkan kawasan Wisata Kuliner Lahasuang, akan digelar Festival atau Pameran UMKM se-Negeri Laha.
Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada 24 Oktober 2026 dan dipusatkan di kawasan Wisata Kuliner Lahasuang, Jembatan Amerika.
Festival akan berlangsung selama satu hari, mulai pagi hingga malam hari. Pada pagi hingga sore, kegiatan akan diisi dengan pameran UMKM dari seluruh Negeri Laha.
Berbagai produk masyarakat akan ditampilkan, mulai dari kuliner, hasil kerajinan, hingga produk kreatif yang dikembangkan oleh anak-anak muda Negeri Laha.
Sementara pada malam hari, kegiatan akan dilanjutkan dengan pentas musik dan panggung hiburan rakyat.
Festival tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang promosi produk UMKM, tetapi juga mampu menarik masyarakat dari berbagai wilayah di Kota Ambon untuk berkunjung ke Negeri Laha.
Dengan dukungan Pemerintah Kota Ambon, Pemerintah Negeri Laha, pemuda, dan pelaku UMKM, Wisata Kuliner Lahasuang diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu destinasi wisata kuliner yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi Negeri Laha kepada masyarakat luas.













