Pemkot

TMMD Ke – 130 Bidik Ketahanan Air Bagi Warga, Bodewin : Pembangunan Pipanisasi Harus Berikan Dampak Nyata Bagi Masyarakat

18
×

TMMD Ke – 130 Bidik Ketahanan Air Bagi Warga, Bodewin : Pembangunan Pipanisasi Harus Berikan Dampak Nyata Bagi Masyarakat

Sebarkan artikel ini

AMBON, Gardatimur.com.– Di tengah ancaman kemarau panjang dan meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan, ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat. Hal ini menjadi perhatian Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena, saat membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1504/Ambon di Lapangan Bola Dusun Seri, Negeri Urimessing, Kecamatan Nusaniwe, Selasa (13/10/2026).

Bodewin menegaskan, pembangunan jaringan pipanisasi dan reservoir air melalui program TMMD harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama ketika debit air mulai menurun akibat kondisi kemarau.

Menurutnya, pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada penyelesaian proyek fisik. Setiap infrastruktur yang dibangun harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan warga dalam menghadapi tantangan lingkungan.

Pembangunan pipanisasi dan reservoir air mempunyai arti yang sangat penting. Infrastruktur tersebut bukan hanya menjadi hasil pembangunan fisik, melainkan juga investasi untuk memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi kekeringan berkepanjangan,” ujarnya.

Program TMMD ke-130 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Kegiatan ini melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat sebagai bentuk sinergi untuk mempercepat pembangunan hingga ke wilayah permukiman.

Sejumlah sasaran fisik disiapkan di Dusun Seri, antara lain pembangunan jalan lingkungan, jembatan, talud, drainase, fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), jaringan pipanisasi dan reservoir air, serta rehabilitasi rumah tidak layak huni.

Berbagai sasaran tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan permukiman, memperbaiki akses masyarakat, serta memenuhi kebutuhan dasar warga.

Pembangunan jaringan pipanisasi dan reservoir air menjadi salah satu sasaran penting karena berkaitan langsung dengan ketersediaan air bersih, terutama saat musim kemarau.

Dengan adanya infrastruktur tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh manfaat jangka panjang melalui akses air yang lebih baik dan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.

Selain menyoroti persoalan air bersih, Bodewin juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai ancaman kebakaran hutan dan lahan yang meningkat ketika kondisi lingkungan mengering akibat kemarau.

Ia meminta warga menghentikan kebiasaan membakar lahan secara sembarangan serta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api kepada aparat setempat agar dapat ditangani sedini mungkin.

Menurut Bodewin, kebakaran lahan tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga menghasilkan asap yang dapat mencemari udara dan mengganggu kesehatan masyarakat.

Anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta kelompok rentan lainnya menjadi pihak yang perlu mendapat perhatian khusus karena lebih berisiko mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Karena itu, upaya pencegahan kebakaran membutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Bodewin berharap masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat program TMMD, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga fasilitas yang dibangun.

Ia mengajak warga untuk menggunakan air secara bijak, merawat infrastruktur yang tersedia, serta menjaga lingkungan agar hasil pembangunan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak semata-mata diukur dari jumlah bangunan atau infrastruktur yang berhasil diselesaikan, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat dan keberlanjutan hasil pembangunan tersebut.

Melalui program TMMD ke-130 Kodim 1504/Ambon, pembangunan di Dusun Seri diharapkan tidak hanya memperbaiki infrastruktur dasar, tetapi juga memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi kemarau, menjaga ketersediaan air bersih, dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Dengan demikian, semangat kemanunggalan TNI dan rakyat dapat diwujudkan melalui pembangunan yang menjawab kebutuhan masyarakat serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *