Ambon, Gardatimur.com – Sebanyak 114 peserta memeriahkan Lomba Gerak Jalan Indah (LGJI) Amboina 2026 yang digelar Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Daerah Kota Ambon, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Gong Perdamaian Ambon tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Ambon.
Ketua Panitia LGJI Amboina 2026, Rido Pattiasina, mengatakan rute perlombaan dimulai dari kawasan Gong Perdamaian. Peserta kemudian melewati Jalan Slamet Riyadi, Jalan Pattimura, Jalan Ahmad Yani, Jalan Diponegoro, hingga kawasan Jalan AY Patty dan berakhir di depan Kantor Pemadam Kebakaran Kota Ambon.
Sementara itu, Ketua AMGPM Daerah Kota Ambon, Vembriano Lewenussa, mengatakan LGJI merupakan kegiatan tahunan yang telah dilaksanakan sejak dekade 1980-an dan menjadi salah satu ikon AMGPM Daerah Kota Ambon.
Sementara itu, Ketua AMGPM Daerah Kota Ambon, Vembriano Lewenussa, mengatakan LGJI merupakan kegiatan tahunan yang telah dilaksanakan sejak dekade 1980-an dan menjadi salah satu ikon AMGPM Daerah Kota Ambon.
Menurutnya, LGJI juga merupakan salah satu program yang telah ditetapkan melalui keputusan konferensi daerah. Pada 2026, kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda perdana bagi kepengurusan AMGPM Daerah Kota Ambon periode 2025–2030.
“Lomba Gerak Jalan Indah telah menjadi salah satu ikon sebagai wadah untuk memperkuat kebersamaan dan persatuan dalam keberagaman,” ujar Vembriano.
Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Ambon yang memungkinkan kegiatan tersebut kembali digelar. LGJI Amboina 2026 menjadi bagian dari rangkaian menyambut HUT Gereja Protestan Maluku (GPM) ke-91 pada 6 September dan HUT Kota Ambon ke-451 pada 7 September 2026.
Vembriano mengajak seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan penuh semangat serta tetap menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya, peserta tidak hanya perlu mengejar kemenangan, tetapi juga memberikan penampilan terbaik dengan tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan sepanjang rute perlombaan.
“Mari jadikan LGJI sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan kita sebagai orang Ambon,” ajaknya.
Ia turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Ambon, Wali Kota Ambon beserta seluruh jajaran, Dinas Pemuda dan Olahraga, aparat TNI dan Polri, majelis dan pelayan gereja, panitia, sponsor, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan LGJI Amboina 2026.
Menurut Vembriano, dukungan pemerintah merupakan bentuk nyata perhatian terhadap pengembangan olahraga, kreativitas, budaya, dan kehidupan masyarakat Kota Ambon.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena mengajak seluruh peserta LGJI Amboina 2026 untuk mengikuti perlombaan dengan menjunjung tinggi persaingan yang sehat.
Ia meminta panitia dan dewan juri menjalankan tugas secara profesional agar proses penilaian berlangsung objektif dan hasil perlombaan dapat diterima seluruh peserta.
“Persaingan yang sehat yang kita butuhkan. Panitia dan dewan juri harus melaksanakan tugas dengan baik dan memberikan penilaian yang benar,” ujar Bodewin.
Selain sportivitas, Bodewin juga mengingatkan masyarakat dan peserta untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan selama kegiatan berlangsung.
Hal tersebut sejalan dengan tema HUT Kota Ambon ke-451, yakni “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju.”
Ia berharap seluruh peserta dapat menikmati perlombaan sekaligus menjadikan LGJI Amboina 2026 sebagai bagian dari perayaan kebersamaan masyarakat Kota Ambon.
“Selamat berlomba bagi seluruh peserta. Mari bersama-sama merayakan HUT GPM ke-91 dan HUT Kota Ambon ke-451. Tuhan memberkati,” pungkasnya.
LGJI Amboina 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, menumbuhkan kreativitas generasi muda, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam olahraga, serta memperkuat pelestarian budaya lokal di Kota Ambon.













