Pemkot

Wali Kota Ambon Dorong Pembinaan Generasi Muda Islam Lewat Audisi LASQI Berjenjang

12
×

Wali Kota Ambon Dorong Pembinaan Generasi Muda Islam Lewat Audisi LASQI Berjenjang

Sebarkan artikel ini

Ambon, Gardatimur.com – Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan pentingnya pembinaan generasi muda yang tidak hanya berorientasi pada bakat dan prestasi, tetapi juga pembentukan karakter, akhlak, dan spiritualitas.

Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Audisi LASQI Kota Ambon tingkat Kecamatan Teluk Ambon dan Baguala yang berlangsung di Kantor Negeri Laha, Sabtu (30/5/2026).

Menurut Wattimena, pelaksanaan audisi secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan merupakan langkah inovatif yang patut diapresiasi karena membuka peluang lebih luas bagi anak-anak dan generasi muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Melalui pelaksanaan audisi secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kita memberikan kesempatan yang lebih luas kepada anak-anak dan generasi muda di seluruh wilayah Kota Ambon untuk menampilkan bakat dan potensi yang mereka miliki,” ujar Wattimena.

Ia menjelaskan, sistem seleksi yang dimulai dari tingkat kecamatan hingga tingkat kota akan membantu menjaring potensi terbaik dari desa, negeri, maupun kelurahan secara maksimal. Para peserta terbaik nantinya dipersiapkan untuk mewakili Kota Ambon pada ajang tingkat provinsi.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi terobosan penting dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang sekaligus berkompetisi secara sehat dan positif.

“Ini bukan sekadar perlombaan, tetapi wadah untuk melahirkan generasi muda yang kreatif, percaya diri, dan mampu mengharumkan nama Kota Ambon di berbagai ajang,” katanya.

Meski demikian, Bodewin menekankan bahwa tujuan utama kegiatan LASQI bukan hanya mencari juara di bidang seni, melainkan menjadi sarana pembinaan mental dan karakter generasi muda.

“Yang lebih penting adalah bagaimana kita membina generasi muda agar memiliki pemahaman agama yang baik, spiritualitas yang kuat, karakter yang positif, serta akhlak yang mulia,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan para peserta agar tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi menjadikan proses audisi sebagai media belajar dan pengembangan diri.

“Jangan hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi jadikan proses ini sebagai sarana belajar, berlatih, dan mengembangkan kemampuan diri,” pesannya.

Pemerintah Kota Ambon, lanjut Wattimena, akan terus mendukung berbagai program pembinaan generasi muda, baik di bidang pendidikan, kreativitas, seni budaya, maupun keagamaan.

Melalui audisi LASQI ini, diharapkan lahir generasi muda Ambon yang berprestasi, kreatif, berkarakter, serta siap menjadi duta daerah di berbagai ajang kompetisi tingkat regional maupun nasional.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *