Ambon, Gardatimur.com – Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, kembali turun langsung ke tengah masyarakat melalui program Minggu Berbagi dengan menyalurkan bantuan sembako kepada para pengemudi ojek di sejumlah pangkalan ojek di kawasan kelurahan Kuda Mati, kecamatan Nusaniwe Kuda Mati, Kota Ambon. Minggu (31/05/2026).
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk berbagi, tetapi juga menjadi sarana bagi Ely Toisutta untuk mendengarkan langsung berbagai aspirasi, keluhan, dan harapan masyarakat.
Menurut Ely, program Minggu Berbagi merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap warga sekaligus upaya mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Saya kembali turun untuk mengulirkan program Minggu Berbagi. Ada satu keinginan sederhana, yaitu menyentuh masyarakat melalui bingkisan sembako. Kali ini saya mengunjungi sejumlah pangkalan ojek di kawasan Kuda Mati, Kota Ambon,” ungkap Ely.
Ia menjelaskan, kehadirannya di tengah masyarakat bukan sekadar untuk menyerahkan bantuan, melainkan juga untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan warga.
“Tak sekadar berbagi, saya juga ingin mendengar apa yang masyarakat rasakan. Duduk bacarita, mendengar keluh kesah dan harapan mereka, merupakan bagian dari tanggung jawab saya sebagai Wakil Wali Kota Ambon,” katanya.
Dalam suasana yang penuh keakraban, Ely berbincang langsung dengan para pengemudi ojek mengenai kondisi ekonomi, kebutuhan sehari-hari, hingga berbagai harapan mereka terhadap pembangunan Kota Ambon.
Program Minggu Berbagi sendiri terus dijalankan sebagai bentuk komitmen untuk menghadirkan pemerintah yang lebih dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, Ely berharap dapat memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di Kota Ambon.
“Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberkahi setiap niat baik yang kita lakukan untuk membantu sesama,” tutup Ely.
Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang merasa diperhatikan dan memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pimpinan daerah.”













