Pemkot

Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini, Bodewin Wattimena Buka Rekening untuk 735 Siswa SMPN 7 Ambon

17
×

Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini, Bodewin Wattimena Buka Rekening untuk 735 Siswa SMPN 7 Ambon

Sebarkan artikel ini

AMBON, Gardatimur.com – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan sejak usia sekolah melalui program pembukaan rekening bagi 735 siswa-siswi SMP Negeri 7 Ambon. Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Ambon juga menyalurkan dana stimulan kepada warga terdampak bencana kebakaran dan pohon tumbang.

Hal tersebut disampaikan Bodewin saat memimpin apel pagi Pemerintah Kota Ambon yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank CIMB Niaga Cabang Ambon, di Balai Kota Ambon, Senin (12/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku, Haramain Billady; Kepala Cabang Bank CIMB Niaga Ambon; Sekretaris Kota Ambon, Robert Sapulette; pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD); para kepala puskesmas dan kepala sekolah; camat, lurah, raja, kepala desa; serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Ambon.

Dalam sambutannya, Bodewin menyampaikan apresiasi kepada OJK dan jajaran industri perbankan yang terus bersinergi dengan pemerintah daerah untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai layanan keuangan.

“Atas nama Pemerintah Kota Ambon, saya mengucapkan terima kasih kepada OJK dan seluruh jajaran perbankan serta jasa keuangan yang terus membantu dan mendorong upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Kota Ambon,” ujar Bodewin.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, OJK, dan industri jasa keuangan menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan layanan keuangan secara bijak. Salah satu upaya yang perlu dilakukan adalah membiasakan anak-anak menabung sejak dini.

Bodewin menjelaskan, pembukaan rekening bagi 735 siswa SMP Negeri 7 Ambon merupakan kelanjutan dari kerja sama yang sebelumnya telah dilaksanakan di sejumlah sekolah di Kota Ambon.

Ia berharap program tersebut tidak sekadar memberikan akses kepada pelajar untuk memiliki rekening tabungan, tetapi juga menjadi sarana edukasi agar mereka memahami pentingnya mengelola uang dan mempersiapkan masa depan.

“Yang kita harapkan dari kerja bersama ini adalah bagaimana kita mengedukasi anak-anak dan memberikan pembelajaran kepada mereka bahwa menabung itu penting,” katanya.

Bodewin juga mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Ambon untuk menanamkan kebiasaan menabung kepada anak-anak mereka melalui program Satu Rekening Satu Pelajar.

Menurutnya, pendidikan keuangan dapat dimulai dari hal-hal sederhana di lingkungan keluarga, tanpa harus menunggu anak memiliki uang dalam jumlah besar.

Kalau setiap hari bisa menabung Rp5.000 atau seminggu Rp10.000 juga tidak apa-apa. Yang penting kita mengajarkan mereka untuk menabung, karena itulah yang akan mendukung masa depan mereka di kemudian hari,” tegasnya.

Ia menilai, kebiasaan menyisihkan uang sejak dini dapat membantu anak-anak belajar disiplin, mengelola keuangan, serta memahami pentingnya mempersiapkan kebutuhan pada masa mendatang.

Pada kesempatan tersebut, Bodewin turut menyampaikan rasa syukur atas capaian Pemerintah Kota Ambon dalam kompetisi E-Pelayanan Financial Literacy Award yang disebut meraih juara pertama.

Pemerintah Kota Ambon juga berharap keterlibatan dalam program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dapat memberikan hasil positif bagi pengembangan akses layanan keuangan yang lebih luas bagi masyarakat.

Menurutnya, dukungan OJK dan industri perbankan sangat dibutuhkan untuk memperkuat edukasi keuangan sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat dalam memanfaatkan berbagai layanan keuangan formal.

Bodewin kembali menyampaikan terima kasih kepada OJK Provinsi Maluku dan Bank CIMB Niaga Cabang Ambon atas dukungan dan kerja sama yang telah diberikan dalam mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Kota Ambon.

Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Kota Ambon berharap semakin banyak pelajar yang memiliki rekening tabungan dan memahami pengelolaan keuangan sejak dini, sehingga dapat membangun kebiasaan finansial yang sehat untuk masa depan.

Selain mendorong edukasi keuangan bagi pelajar, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Ambon dalam memperkuat kepedulian sosial melalui penyaluran dana stimulan kepada warga yang terdampak bencana kebakaran dan pohon tumbang.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *