Pemkot

Wali Kota Ambon dan Direktur Perumdam Tirta Yapono Ajak Warga Meriahkan Piala Dunia: “Bedah Fans Boleh Tapi Jang Biking Kaco”

3
×

Wali Kota Ambon dan Direktur Perumdam Tirta Yapono Ajak Warga Meriahkan Piala Dunia: “Bedah Fans Boleh Tapi Jang Biking Kaco”

Sebarkan artikel ini

Ambon, Gardatimur.com – Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, bersama Plt. Direktur Perumdam Tirta Yapono, Piet Saimima, mengajak seluruh masyarakat Kota Ambon untuk menyambut dan memeriahkan ajang Piala Dunia dengan penuh semangat, namun tetap mengedepankan persatuan, ketertiban, dan sportivitas.

Melalui tagline khas Ambon, “Bedah Fans Boleh Tapi Jang Biking Kaco,” keduanya mengingatkan bahwa perbedaan dukungan terhadap tim nasional mana pun merupakan hal yang wajar dalam dunia sepak bola. Yang terpenting adalah tetap menjaga kebersamaan serta tidak menimbulkan konflik yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan bahwa sepak bola adalah hiburan yang mampu menyatukan berbagai kalangan. Karena itu, masyarakat diharapkan dapat menikmati setiap pertandingan dengan penuh kegembiraan tanpa mengorbankan nilai-nilai persaudaraan.

Silakan mendukung tim favorit masing-masing. Berbeda pilihan itu biasa. Yang penting tetap menjaga persaudaraan, saling menghormati, dan menjaga Kota Ambon agar tetap aman, damai, dan kondusif,” ujarnya.

Senada dengan itu, Direktur Perumdam Tirta Yapono, Piet Saimima, mengajak seluruh warga menjadikan momentum Piala Dunia sebagai ajang mempererat persatuan masyarakat.

Menurutnya, semangat kompetisi di lapangan harus menjadi inspirasi untuk membangun kebersamaan, bukan menjadi alasan munculnya perselisihan antarsesama.

Tagline “Bedah Fans Boleh, Tapi Jang Biking Kaco” menjadi pesan sederhana namun sarat makna. Perbedaan pilihan tim hanyalah bagian dari kemeriahan sepak bola, sementara persatuan dan keamanan Kota Ambon harus tetap menjadi prioritas bersama.

Pemerintah Kota Ambon dan Perumdam Tirta Yapono berharap seluruh masyarakat dapat menikmati euforia Piala Dunia dengan tertib, saling menghargai, serta menjaga situasi Kota Ambon tetap aman, nyaman, dan penuh sukacita.

Dengan semangat “Beta Par Ambon, Ambon Par Samua,” seluruh warga diajak membuktikan bahwa Kota Ambon mampu menjadi contoh daerah yang merayakan pesta sepak bola dunia dengan damai, penuh sportivitas, dan tetap menjaga nilai-nilai persaudaraan.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *