Pemkot

Wali Kota Ambon Tekankan Penguatan Keluarga sebagai Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

18
×

Wali Kota Ambon Tekankan Penguatan Keluarga sebagai Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Sebarkan artikel ini

Ambon, Gardatimur.com – Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan bahwa penguatan ketahanan keluarga merupakan fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial sekaligus menjadi kunci untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 tingkat Kota Ambon yang berlangsung di Manise Hotel, Senin (8/6/2026).

Dalam sambutannya, Bodewin menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Tim Penggerak (TP) PKK Kota Ambon, mulai dari tingkat kota hingga desa, kelurahan, negeri, dan dasawisma, yang terus berperan aktif membantu pemerintah dalam memperkuat ketahanan keluarga di tengah masyarakat.

Menurutnya, pembangunan bangsa tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan karakter, mental, dan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, PKK memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat hingga ke tingkat keluarga.

Kalau kita ingin Indonesia Emas 2045 terwujud, maka harus dimulai dari keluarga. Keluarga yang kuat dan tangguh akan membentuk bangsa yang kuat dan tangguh,” ujar Bodewin.

Bodewin menjelaskan bahwa 10 Program Pokok PKK menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan, pendidikan, kesehatan, pelestarian lingkungan hidup, hingga perencanaan sehat.

Melalui program-program tersebut, PKK dinilai berkontribusi besar dalam berbagai upaya pembangunan sosial, seperti penanganan stunting, peningkatan gizi keluarga, pemberdayaan ekonomi rumah tangga, pendidikan perempuan, serta pembentukan karakter keluarga yang toleran dan cinta tanah air.

PKK menjadi salah satu ujung tombak dalam membangun keluarga yang berkualitas, sehat, dan mandiri,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Ambon juga menyoroti sejumlah persoalan sosial yang saat ini menjadi perhatian serius, seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, tawuran pelajar, hingga meningkatnya kasus bunuh diri.

Menurutnya, berbagai persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah. Keterlibatan keluarga menjadi faktor penting dalam mencegah dan mengatasi berbagai masalah sosial yang terjadi di masyarakat.

“Pemerintah tidak mungkin mengawasi seluruh warga kota selama 24 jam. Karena itu, keluarga harus menjadi benteng utama dalam menjaga anak-anak dan anggota keluarga,” tegasnya.

Bodewin mengingatkan para orang tua agar lebih aktif mengawasi pergaulan anak-anak serta memberikan pendampingan yang baik untuk mencegah keterlibatan dalam penyalahgunaan narkoba, minuman keras, maupun tindakan yang dapat membahayakan masa depan mereka.

Pada kesempatan tersebut, Bodewin juga mengakui bahwa dukungan pemerintah terhadap gerakan PKK masih perlu ditingkatkan. Hal itu menjadi perhatian Pemerintah Kota Ambon agar ke depan peran dan program PKK dapat berjalan lebih optimal.

“Kita harus memberikan dukungan kepada PKK supaya mereka lebih maksimal bekerja di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap seluruh kader PKK terus menjaga semangat pengabdian dan tetap aktif mendampingi keluarga-keluarga di Kota Ambon agar semakin sehat, kuat, produktif, dan mandiri.

Menutup sambutannya, Bodewin Wattimena menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh kader PKK yang selama ini tetap bekerja dengan tulus membantu masyarakat meskipun menghadapi berbagai keterbatasan.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Ambon, saya mengucapkan selamat memperingati Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tahun 2026. Teruslah menjadi penggerak perubahan, pelopor pemberdayaan keluarga, dan mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang sejahtera,” tutupnya.”

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *