Ambon, Gardatimur.com – Sebanyak 343 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti turnamen mancing yang digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Ambon ke-451. Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan perairan Teluk Ambon, Sabtu (29/8/2026).
Turnamen mancing ini diselenggarakan oleh Anyer Community dan diikuti peserta tidak hanya dari Kota Ambon dan Maluku Tengah, tetapi juga sejumlah daerah di Indonesia.
Ketua Panitia Penyelenggara, Brian Mailuhu, dalam laporannya menyampaikan bahwa peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari berbagai daerah.
Dari total 343 peserta, sebanyak 316 peserta berasal dari Kota Ambon, sementara peserta lainnya berasal dari sejumlah daerah, di antaranya Seram Bagian Timur (SBT), Kepulauan Tanimbar, Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara, Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku Utara, hingga Papua.
Kegiatan diawali dengan doa yang disampaikan oleh Bapendt Anes Parihala, sebelum dilanjutkan dengan rangkaian acara dan pelaksanaan turnamen mancing
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan turnamen mancing tersebut. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan hobi, tetapi juga menjadi momentum untuk mengingatkan seluruh masyarakat agar menjaga kelestarian Teluk Ambon.
Bodewin mengatakan, Kota Ambon memiliki kekayaan alam yang luar biasa, termasuk keindahan Teluk Ambon dan potensi sumber daya ikan yang ada di dalamnya.
“Melakukan kegiatan ini bersama Anyer Community tidak hanya untuk mengingatkan kita bahwa Tuhan memberikan kekayaan alam yang luar biasa bagi kita di Kota Ambon. Teluk Ambon yang indah ini diberikan Tuhan bagi kita tidak saja untuk kita nikmati, tetapi mesti kita jaga, rawat, dan pelihara,” ujar Bodewin.
Ia menyinggung persoalan sampah yang masih ditemukan di kawasan perairan Teluk Ambon. Menurutnya, sampah yang dibuang sembarangan dapat mengancam ekosistem laut serta mengurangi potensi sumber daya ikan.
“Jangan sampai nanti ketika kita turun memancing, yang kita dapatkan bukan ikan yang banyak, tetapi sampah yang banyak. Sampah seperti pampers dan kantong plastik yang dibuang oleh orang-orang yang belum sadar menjadi pelajaran bagi kita,” katanya.
Karena itu, Bodewin mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan, khususnya kawasan pesisir dan Teluk Ambon.
“Mari kita menjaga Teluk Ambon ini,” ajaknya.
Selain sebagai bagian dari rangkaian menyambut HUT Kota Ambon ke-451, turnamen tersebut juga dinilai memberikan ruang bagi masyarakat yang memiliki hobi memancing untuk menyalurkan kegemarannya secara positif.
Bodewin berharap kegiatan tersebut dapat menghadirkan suasana gembira bagi masyarakat Kota Ambon sekaligus mempererat kebersamaan.
Ia mengatakan, peringatan HUT Kota Ambon tidak hanya dimaknai sebagai pertambahan usia kota, tetapi juga harus menjadi momentum bagi seluruh warga untuk bersyukur, bergembira, dan bersama-sama melakukan hal terbaik bagi Kota Ambon.
“HUT Kota Ambon ke-451 mesti membuat seluruh warga Kota Ambon bergembira. Kita bergembira karena bertambah usia, tetapi juga bergembira karena kita semua hidup di kota yang kita cintai ini. Mari berbuat yang terbaik,” tuturnya.
Wali Kota juga menyampaikan terima kasih kepada Anyer Community serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen mancing tersebut.
Ia berharap kehadiran peserta dari berbagai daerah dapat memberikan warna tersendiri bagi kegiatan sekaligus memperkenalkan potensi wisata bahari Kota Ambon.
Terima kasih Anyer Community. Hari ini kita berharap dari semua kegiatan yang dilakukan, keluarga dan warga Kota Ambon dapat bergembira dalam menyambut hari ulang tahun Kota Ambon dengan penuh sukacita dan kegembiraan,” kata Bodewin.
Kepada seluruh peserta, Bodewin berpesan agar tetap menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti perlombaan.
Menurutnya, seorang pemancing membutuhkan kesabaran, ketekunan, dan keuletan.
“Pemancing ini orang-orang yang luar biasa dan hebat. Hanya orang-orang sabar yang bisa menjadi pemancing. Kalau tidak sabar, mungkin hanya bisa menjadi pembeli di pasar ikan,” ujarnya disambut tawa peserta.
Ia kemudian mengajak seluruh peserta menunjukkan semangat selama perlombaan dan berharap kegiatan tersebut berlangsung aman serta lancar.
Selamat berlomba. Tuhan memberkati kita semua,” pungkasnya.













