Ambon, Gardatimur.com – Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, tiba di Kota Ambon melalui Bandara Internasional Pattimura pada Jumat (19/6/2026) pagi untuk menjalani rangkaian kunjungan resmi sekaligus menghadiri agenda nonton bareng (nobar) Piala Dunia FIFA 2026 bersama masyarakat.
Kedatangan Dubes Belanda disambut oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, unsur terkait, serta perwakilan Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda di Ambon.
Setelah tiba di Ambon, Marc Gerritsen langsung menuju Kantor Konsulat Kehormatan Belanda di Jalan Dana Kopra. Selanjutnya, ia melaksanakan sejumlah agenda, termasuk siaran langsung bersama Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, di Radio Republik Indonesia (RRI).
Wali Kota Ambon mengatakan, kunjungan Dubes Belanda merupakan bagian dari rangkaian kegiatan nobar pertandingan Tim Nasional Belanda melawan Swedia pada ajang Piala Dunia FIFA 2026 yang akan digelar di Lapangan Merdeka Ambon.
Menurut Wattimena, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan di tengah berbagai tantangan ekonomi dan dinamika global yang turut berdampak pada daerah.
“Di tengah keterbatasan keuangan daerah dan tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat, kita tetap bisa bergembira dan menikmati suasana Piala Dunia. Ini menjadi harapan agar kebersamaan dan persaudaraan terus terjaga,” ujarnya.
Wattimena menegaskan bahwa sepak bola memiliki kekuatan besar sebagai alat pemersatu yang mampu melampaui batas negara, budaya, maupun identitas.
Ia menilai tingginya antusiasme masyarakat Ambon terhadap tim-tim sepak bola dunia, termasuk Belanda, merupakan hal yang wajar. Selain karena prestasi sepak bola Belanda di tingkat internasional, terdapat pula hubungan historis yang erat antara Maluku dan Belanda, termasuk keberadaan diaspora Maluku di negara tersebut.
“Sepak bola adalah bahasa universal yang mampu menyatukan banyak orang. Karena itu, kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh masyarakat,” katanya.
Selain menyiarkan pertandingan secara langsung, Pemkot Ambon juga menyiapkan berbagai hiburan dan kegiatan interaktif untuk memeriahkan acara nobar.
Wali Kota menegaskan bahwa kegiatan tersebut terbuka bagi seluruh masyarakat tanpa memandang tim yang didukung.
Ini bukan kegiatan eksklusif untuk pendukung Belanda. Semua masyarakat bisa datang dan menikmati suasana bersama. Yang terpenting adalah menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan selama kegiatan berlangsung,” tegasnya.
Pemkot Ambon berharap kegiatan nobar Piala Dunia 2026 ini dapat menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas.
Pertandingan Belanda vs Swedia pada fase grup Piala Dunia FIFA 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 21 Juni 2026, pukul 02.00 WIT, dan akan disaksikan bersama masyarakat di Lapangan Merdeka Ambon.
Kehadiran Dubes Belanda dalam kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Belanda, sekaligus menjadikan olahraga sebagai jembatan persaudaraan antarbangsa.













